Postingan

Bapak, Kaulah Segalanya, Penyelamat Hidupku

Gambar
In memoriam Bapak Kosim Adiredja (Jum'at 7 Agustus 2017) To dearest bapak, words can't describe how much I miss you, I really miss you, I want to hug and kiss you.. Bapak, please bless me, send your prayer for me here..  Bapak I want to say thankyou for everything that you gave for me, you safe my Life, you take care of me more than my biological parents, you always give your best, I remembered when you didn't have money to buy my book, and you said maafin bapak ya de, and also I remembered when we ate 1 pack noddle for both us, semangkok berdua sangat romantis..  You teach me how to be patient, you teach me about life, from you I understand what IKHLAS is.. You are the best father ever, you are my hero pak.. I know your efforts to made me happy, I want to say sorry for all mistakes pak..  Dear Allah, please take care of my Bapak, My Hero, My Everything 

Pindahan Rumah Lagi (Sampai Kalimantan)

Gambar
Nah bahasan kali ini akan sedikit panjang, hihihihi.. Apa yang kalian fikirkan ketika pertama kali dengar kata pindahan? Apakah terasa langsung terasa nyut nyutan mendengar kata itu? 😂 Kebayang ya harus packing barang barang seisi rumah, tapi sekarang di kota kota besar sudah banyak layanan jasa pindahan untuk memudahkan si tuan rumah pindahan rumah. Hal lain yang membuat pusying kepala yaitu masalah administrasi, seperti kependudukan dan sekolah anak). Pengalaman saya semenjak menikah, ada 4 kali pindahan rumah. Kita runut ya, di mulai keluar dari rumah orang tua di karawaci - ngontrak 1 rumah di daerah legok. Tahun berikutnya pindah kembali Legok - Karawaci. Lalu Karawaci - Parung Panjang dan sekarang Parung Panjang - Kalimantan Tengah wkwkwkwk Tidak pernah terfikir sama sekali oleh ku bahwa aku akan tinggal di daerah orang. Dari kecil hingga kuliah, belum pernah merasakan ngekost bahkan berjauhan dengan keluarga..  Kalimantan? Daerah apa ini, daerah yang sebelumnya tidak pernah...

Perjalanan mengASIhi bhumi

Gambar
Berkaca dari pengalaman alm kakak bhumi, kirana. Bisa dibilang hampir gagal mengASIhi, banyak faktornya salah satunya tidak ada pengalaman dan support lingkungan ASI. Ya support lingkungan ini sangat besar sekali dalam keberhasilan mengASIhi. Flashback.... Setelah di observasi pasca cecar, naik ke kamar perawatan sekitar jam 10 malam, bhumi langsung room in.  Hari ke 1 pasca secar ASI belum keluar,bhumi masih bisa anteng, sabar di hari pertama, sesekali bhumi nangis karena mungkin haus, mungkin juga tidak nyaman dg keadaan diluar kandungan.  Hingga hari ke 2,ASI belum keluar juga, sedikit mulai panik dan stress. Support sistem harus mendukung di saat keadaan seperti ini. Untungnya pihak RS pun pro ASI, jadi diminta untuk terus dicoba jangan menyerah. Mereka tidak ijinkan pakai sufor. Mulai mencari referensi booster ASI, ikhtiar di mulai, minum booster ASI sudah tp belum juga keluar, namun ada sedikit secercah harapan karena payudara sudah mulai mengeras yang tanda nya sebentar...

Cahaya baru

Gambar
Setelah melewati kehidupan seperti roller coaster dan terjadi begitu cepat, belum sempat saya accepting kepergian bapak, disusul kepergian putri saya Kirana. Namun kin, kehidupan kami seperti punya semangat baru, warna baru dan rasa yang baru kembali diantara kami. Alhmdulillah kami di izinkan menjadi orang tua kembali. 2 garis merah terlihat pada sebuah alat test kehamilan. Haru dan sangat bersyukur, setelah kami melewati duka, permata hati kami, buah hati kami, cinta pertama kami kembali kepada yang khalik. 3 Maret 2020,sebuah anugerah hadir dalam kehidupan kami,setelah hari hari yang berat kami lewati dengan air mata, kekosongan dan terasa hampa, lahirlah anak kedua kami dengan sehat dan selamat bernama Khaizuran Shankarabhumi Suryana dengan berat 3.3 kg dan panjang 50cm dengan proses kelahiran sectio secarian di RS Sari Asih Karawaci... Alhamdulillah wasyukurillah kami tidak henti nya mengucapkan syukur atas kelahiran Bhumi. Bhumi hadir sebagai penyembuh pelipur lara kami. Khaizura...